Andra, Si Anak Tak Punya (Episode FINAL)

** Yak pemirsah… Kita bertemu lagi di edisi #SineBlog inspiratif berjudul “Andra, Si Anak Tak Punya”

Bagi yang belum membaca 3 episode sebelumnya, silakan langsung klik di link-link berikut ya pemirsah ^_^ : 

Andra, Si Anak Tak Punya (Episode 1)

Andra, Si Anak Tak Punya (Episode 2)

Andra, Si Anak Tak Punya (Episode 3)

** Oh iya pemirsah.. ^_^ Episode FINAL ini panjaaaaaaang banget ceritanya.. persis sepanjang cintaku padamu yang tiada berujung *halaaah* ^_^ jadi, ambil posisi yang wenaaaaak buat baca #SineBlog episode akhir ini yaaah**

*Yak.. kamera rolling… ESKSYEN!*

Hari-hari itu Andra lalui dengan menjabat sebagai operator di sebuah warnet. Karena dua rekan kerja lainnya adalah wanita, ialah yang kedapatan shift malam. Mulai matahari mulai tenggelam hingga pukul 2 pagi, setiap hari.

Fokus Andra adalah, dengan segala daya upaya tentunya dengan cara yang halal dan baik, ia ingin sekali membahagiakan kedua orang tuanya. Dan dengan penghasilannya sebagai penjaga warnet ini ia sudah bisa mengirimkan uang untuk orang tuanya. Besar? Berikut perincian penghasilannya.

Sebulan, ia peroleh Rp 250.000. Rp 100.000 ia sisihkan untuk bayar kost. Itupun bukan 1 kamar kost, tapi bisa dibilang “separuh kamar” karena ia menumpang di kamar kost kawan baiknya. Lalu Rp 50.000 ia berikan ke ibunda. Rp 100.000 yang tersisa ia bagi menjadi: Rp 20.000 ditabung untuk seminar & buku, Rp 20.000 untuk beli pulsa, Rp 30.000 untuk bensin dan Rp 30.000 untuk 1 box mie instan.

Porsi untuk ibundanya bisa dibilang lumayan besar, tapi Andra tetap “memaksakan” dirinya untuk mengirimkan uang tersebut. Ya, tidak jarang Andra mengganjal dompetnya dengan kaset pita ketika ia di hadapan kedua orang tuanya. Untuk menghilangkan kekhawatiran mereka, supaya mereka berpikir bahwa ia masih memiliki uang untuk makan dan kebutuhan lainnya.

“Keinginan terbesarku adalah untuk membahagiakan dan membuat bangga kedua orang tuaku. Aku boleh sengsara dan prihatin, tapi hidup ayah dan ibu harus membaik.” Begitu paparannya.

Oh iya, 1 box mie instan isi 40 itu adalah satu-satunya sumber makanan utama Andra. Setiap kali lapar, ia memakan 1 bungkus. Dikombinasikan dengan puasa Senin-Kamis. Hemat katanya. Kebiasaannya “bersahabat” dengan mie instan ini pernah membuatnya tergeletak demam tinggi selama 12 hari lamanya karena ia terkena gejala tipes.

*iklan dulu lewat pemirsah* ^_^

*iklan layanan masyarakat lewat*

“Buanglah koruptor pada tempatnya”

*kembali ke #SineBlog inspiratif kita pemirsah* ^_^

Pekerjaannya sebagai penjaga warnet ternyata mendatangkan kemudahan Andra dalam belajar. TENTU SAJA ^_^ Di sana ia bebas menjelajah dunia maya untuk belajar ilmu ini itu! Dan ini pula yang mempertemukannya dengan seorang guru yang pastinya Sobat-Motty kenal, Ustadz Yusuf Mansur. Ia belajar bahwa manusia bisa keluar dari kesulitan hidup bukan hanya dengan strategi duniawi, tapi juga dengan iman dan agama.

Langsung Andra mencari buku karya sang guru, “Mencari Tuhan Yang Hilang.” Dan melalui buku ini Andra menemukan rahasia yang membuatnya melejit dan melesat dalam pekerjaannya dan kehidupannya. Rahasia ini adalah rahasia yang dititipkan oleh Rasulullah Saw. Apa kata Rasulullah?

Beliau Saw berpesan, “Barangsiapa yang hatinya sedang gelisah dan dirundung masalah sebaiknya ia berwudhu, sholat 2 rakaat, berdoa, baca Qur’an, tawakal, dan yg terkahir bersedekahlah dengan sedekah yg terbaik”

Dengan niat ingin segera keluar dari kesulitan hidupnya, Andra bertekad untuk melaksanakan semua amalan tersebut. Sholat Tahajjud ia rutinkan, Sholat Dhuha juga tanpa tanggung-tanggung langsung 12 rakaat, berdoa dengan cara yang sesuai tuntunan juga ia amalkan, baca Qur’an semakin ia rutinkan, juga ia serahkan segala keputusan kepada Allah. Dan semakin rutin ia melakukan amalan-amalan ini, ia semakin mendapatkan kedamaian di dalam hatinya. “Sungguh, meskipun kesulitan belum pergi, hati ini terasa amat damai. Semakin aku rutinkan amalan-amalan ini, semakin hatiku semakin ikhlas menjalani hari-hariku.” begitu ucap Andra.

Hingga ia mulai masuk melakukan amalan yang ke-enam, apa itu? SEDEKAH. “Wah, amalan yang 5 ngga perlu keluar uang, tapi yang ini harus ada modalnya nih..” pikir Andra dalam hati menghadapi “tantangan” yang terakhir ini. Harus dengan sedekah yang terbaik pula. Karenanya, ia mencoba menghidari, mencari alternatif-alternatif lain, tapi ia menemukan bahwa tidak ada cara lain selain harus mengeluarkan uang dari gajinya yang “hanya” Rp 250.000 itu.

*iklan dulu lewat pemirsah* ^_^

*silakan buat yang haus, bisa mampir dulu ke dispenser ambil air seger.. Yang kebelet pipis bisa ke belakang dulu Muehehe ^_^*

*kembali ke #SineBlog inspiratif kita pemirsah*

Andra berpikir.. “Apakah 5 amalan sebelumnya bisa dibilang sebagai ‘formulir pendaftaran’ dan amalan sedekah ini sebagai ‘uang pendaftaran’ nya?”

Ketika periode galau ini Andra seakan mendapatkan petunjuk. Melalui acara Ustadz Yusuf Mansur di televisi, ia melihat beberapa contoh orang yang melakukan sedekah (dengan sedekah terbaik) kemudian mendapatkan keajaiban, pemecahan dari masalahnya. “Jangan-hangan memang ini (sedekah) solusi dari masalah-masalahku selama ini..” begitu pikirnya.

Berniatlah Andra untuk mengeluarkan sedekah terbaiknya, dari mana? Tentu saja dari sumber pemasukan satu-satunya, gajinya. Bulan depannya, uang gaji yang biasanya ia bagi untuk bayar kost, kirim ke orang tua dan untuk pengeluaran lain, kali ini berbeda. Langsung ia masukkan amplop dan ia berikan kepada seorang tukang becak. SEMUANYA… Tanpa ia sisakan sedikitpun..

Dan sejak hari itu apa yang terjadi? Sungguh luar biasa! Dahsyat! Dan tak terduga sama sekali!

Masalah yang datang bukannya menjauh tapi malah SEMAKIN BANYAK! Dari mulai makan yang semakin jarang, Andra harus menunggu ajakan temannya untuk makan, supaya bisa dibayari sekalian. Kemana-mana ia harus berjalan kaki, karena ban motornya pecah dan ia tak punya uang sama sekali untuk menambalnya. Belum lagi cacian orang tuanya ketika tahu bahwa ia memberikan seluruh penghasilannya, mereka menghujat perbuatan Andra dan berkata “Orang tua sendiri butuh, malah dikasih ke orang lain..”

“Saya juga tidak ngerti kenapa saya berikan ke tukang becak itu, saya cuma berpikir, kalau saya kasih semua ke orang tua saya, mereka pasti tidak akan menerimanya, karena mereka pasti kasihan kepada saya. Juga, kalau saya berikan ke orang lain, hati saya lebih plong, karena setelah itu tak usah mengungkit-ungkitnya lagi..” begitu penjelasan Andra mengenai kisah sedekahnya.

Beberapa waktu berlalu dan suatu hari Andra yang berada di kota berbeda dengan orang tuanya mendadak kangen sekali terhadap keduanya. Dengan bermodalkan uang pinjaman Rp 10.000 ia membeli bensin dan dengan uang kembalian Rp 1.000 meluncur ke kampung halamannya. Karena harus memangkas jarak dan menghindari razia polisi (karena Andra tidak memiliki SIM) ia harus melewati jalur alternatif, menembus kampung dan sawah-sawah.

Tanpa ia duga, di tengah sawah motornya MOGOK!

*iklan lagi lewat pemirsah* ^_^

“Sendal aja pasang-pasangan.. masa kamu sendirian terus sih Mblo!?”

Muehehehe ^_^ *iklan rese*

*kembali ke #SineBlog inspiratif kita pemirsah*

Di starter berkali-kali motornya tidak beranjak menyala. Berulang kali pake starter kaki juga tetap tak kunjung menyala. Setelah lama mencoba akhirnya Andra pasrah, di sore hari hampir memasuki waktu magrib itu Andra terpaksa mendorong motornya. Tak terasa air mata mengalir di sisi wajahnya.

“Ya Allah, kok begini amat kesusahan yang menimpa hidup saya.” katanya dalam hati. “Saya hanya seorang anak miskin yang ingin memberikan kebahagiaan kedua orang tuanya, tapi kenapa malah susah begini..” hatinya menjerit. “Katanya sedekah melancarkan rezeki, tapi kenapa musibah bertubi-tubi yang saya dapat..” protesnya.

Jarak masih berkilometer jauhnya semakin mengecilkan asa Andra kala itu. Lalu terdengar suara adzan magrib di kejauhan, tak terasa ia telah mendorong motor lumayan jauh. Lalu ia kerahkan tenaga ekstra untuk mencari mushola terdekat.

Sholat magrib hari itu adalah sholat terlama yang pernah ia lakukan..

Bukan karena Andra khusyuk atau menikmati ibadahnya, tapi karena ia kesulitan menyelesaikan bacaan sholatnya. Tiap kali ia baca, ia teringat masalah-masalahnya, harapan orang tuanya. Seketika itu ia menangis dalam sholatnya & ia ulang lagi bacaannya. Ini berjadi berulang-ulang. Mau baca nangis lagi.. Mau baca nangis lagi.. Andra benar-benar merasa tak berdaya di hadapanNya.

Dan akhirnya sholat maghrib yang 3 rakaat itu pun selesai dalam waktu lebih dari setengah jam. Lama ya.. Dan setelah itu ia berdoa. Dalam doa kali ini ia protes sambil memaksa ke Allah, ia minta sedekahnya dibayarkan Cash! “Ya Allah, aku butuh keajaiban sekarang, tolong Cash-kan sedekahku sekarang..” begitu bunyi doanya..

KEAJAIBAN mulai datang. Setelah sholat ia mencoba menyalakan motornya kembali, bismillah.. Daan… Motor Andra langsung nyala ketika distarter! Sambil berucap Alhamdulillah, Andra kembali menangis dengan penuh rasa syukur.

Sejak keajaiban pertama itu, semakin banyak keajaiban dan kemudahan hadir dalam hidup Andra.. Alhamdulillah.. Subhanallah..

*Layar #SineBlog meredup*

*Lalu muncul burung ZUPER TAMPAN di layar #SineBlog* (Fenny Rose nya lagi cuti, jadi Motty Rose yang akan menggantikannya… Tapi kali ini bacanya ngga usah pake logat Fenny Rose ya Sobat-Motty ^_^)*

Sobat-Motty.. Kisah “Andra, Si Anak Tak Punya” ini bukan rekaan belaka. Tapi ini adalah sebuah kisah nyata dari seorang sahabat yang pribadinya sungguh penuh inspirasi. Kisah ini adalah kisah nyata dari @Andre_Raditya, ya Andra adalah ANDre RAditya, Motty singkat dari namanya ^_^

Andre telah berhasil mengubah hidupnya dari seorang yang “tak punya” menjadi seseorang yang “punya” dan tentunya berhasil membahagiakan dan membuat bangga kedua orang tuanya. Dalam perjalanan kesuksesannya ini, ia juga berkesempatan menjadi bagian dari tim manajemen dari Ustadz Yusuf Mansur di beberapa bidang. Ia juga telah menginspirasi begitu banyak orang dengan kisah kesuksesannya, juga dengan materi tulisannya di buku-buku yang telah ditulisnya.

Ketika mengetahui sepak terjang beliau, Motty langsung menggali lebih dalam dan ketika mengetahui kisahnya, langsung deh Motty putuskan untuk membuat #SineBlog terbaru di #MotivaTweet.com ini. Semoga bisa menginspirasi semua Sobat-Motty yang sedang berjuang untuk keluar dari setiap masalah yang ada dalam hidupnya.

Saat ini, telah lahir karya terbaru @Andre_Raditya, yang isinya adalah RAHASIA yang ia temukan dalam perjalanannya selama ini mengubah kemiskinannya menjadi keberlimpahan..

Beberapa waktu lalu @Andre_Raditya meminta Motty untuk memberikan testimoni atas buku barunya ini. Eh, semakin dalam membaca buku baru ini, semakin banyak inspirasi yang datang. Satu kata buat buku barunya, TOP BANGET! (eh, itu mah dua kata ya ^_^). Sungguh terlalu banyak inspirasi yang tertulis di setiap halamannya. Bikin kepala ini berasep nih, karena saking banyak inspirasi dan ilmunya! ^_^

Buku ini buat siapa aja?? Berikut bocoran kata pengantar dari @Andre_Raditya ^_^

Buku ini saya tulis bagi mereka yang sedang memiliki pengharapan…

 

Berharap menjadi pengusaha yang Berjaya…

Berharap menjadi seorang ayah yang bisa memiliki lebih banyak waktu dan uang untuk membahagiakan keluarganya…

Berharap menjadi seorang ibu yang mampu membantu suaminya dan lebih menyenangkan putra-putrinya…

Berharap menjadi seorang anak yang mampu dibanggakan oleh kedua orang tuanya karena cerita sukses dan pencapaiannya, serta mampu mempensiunkan orang tuanya dalam keadaan bahagia dan serba berkecukupan…

Berharap menjadi seorang manusia yang bisa lebih bermanfaat bagi orang lain di sekitarnya dengan kekuatan yang lebih nyata…

Berharap segala masalah keuangannya segera terselesaikan, lengkap dengan tagihan, cicilan dan hutang-hutang yang mungkin selama ini menyita sedikit ketenangan hatinya…

Dan juga bagi mereka yang berharap bisalagi melihat sebuah pengharapan yang baik atas hidup di mata mereka esok hari…

Ini hanyalah pesan seorang sahabat yang berharap, kita semua kembali memiliki pengharapan besar atas datangnya pertolongan Allah Sang Maha Mengayakan… aamiiin…

Namun, yang terpenting dari itu semua, buku ini saya ciptakan sebagai panduan bagi mereka yang ingin menyelematkan dirinya, orang-orang yang disayanginya, dan umat manusia yang ada di sekitarnya.

Buku ini juga harus mampu menjadi panduan bagi mereka yang memiliki cita-cita akan keselamatan kehidupan di dunia, dan juga keselamatan hidup di akhirat sesudahnya.

Dan akhirnya, buku ini saya dedikasikan bagi Anda semua yang hidup dengan panggilan sebagai sang penyelamat, menjadi penyelamat dan siap untuk menyelamatkan.

Selamat Datang di pemberhentian pertama dari Tetralogi Entreprayer yang saya beri nama The Savior

Ngga pake lama lagi, langsung aja dapetin buku ZUPER ini Sobat-Motty! Langsung SMS ke 085-777-666-727 utk dapetin edisi SPESIAL ber-TANDA TANGAN!

Kalo ada buku yang Sobat-Motty wajib baca tahun 2013 ini.. “THE SAVIOR” ini adalah buku itu! ^_^

*langsung baca lagi buku The Savior nya* ^_^ Asli kereeeeen!

#BigHUG and See you in the SKY!

Seru-seruan sama Motty di twitter yuk: @MotivaTweet

 

10 responses on “Andra, Si Anak Tak Punya (Episode FINAL)

  1. Menyentuh…. Meski stiap kt pasti ngalamin kesulitan pada titk tertentu dlm ngejalani hidup…. Andra sosok yg mampu membaca life sign dariNYA dan Andra memang sosok yg gigih dlm mewujudkan impiannya… Dan Allah tentunya sangat menyayanginya Amiiin

  2. MasyaAllah…merasa diri ini seperti “pecundang”, lebih banyak mengeluh daripada bersyukur & berjuang. Terlecut dg kisah si Andra….Fight!!!

  3. Bikin nangis,ternyata aku ngga apa-apanya dibanding pengorbanan dan perjuangan AndRA

  4. Subhanallah…

  5. wah, gak nyangka ternyata Andra itu Mas Andre Raditya, speechless Mot 😐

    Sineblog nya banyakin lagi Mot, tentunya cerita yang tidak terduga ujungnya. Hehehe

    keren Mot artikelnya, menyentuh hati :)

    di Gramedia udah ada belum ya buku nya Mas Andre itu? mau beli langsung aja ah ke sana kalo bisa 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *