Miris

Cerita Motivasi | Kisah ini bukan untuk menyinggung siapa-siapa ^_^ tapi untuk bahan renungan bersama.. Semoga kejadian di negeri antah-berantah ini bisa kita hindari di negara kita tercinta ini ya Sobat-Motty ^_^ aamiin

 


Suatu hari, si Ambro, Bambro dan Combro datang ke kantor pemerintahan negeri antah-berantah untuk mengikuti tes. Hari itu materinya wawancara lisan. Satu persatu mereka dipanggil pewawancara.

Si Ambro memasuki ruangan.
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
Ambro: “250, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda bermental korupsi”
Si Ambro keluar ruangan, sedih karena gagal diterima.

Si Bambro memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
Bambro: “150, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda merugikan negara.”
Si Bambro keluar ruangan, galau karena tak bisa meneruskan impiannya berkarir di kantor negeri antah-berantah.

Si Combro memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
Combro: “Terserah Bapak. Saya siap melaksanakan”
Pewawancara: “OK! Anda diterima! Alasannya, Anda penuh pengertian.”

Miris…

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melaknat orang yang memberi suap dan yang menerima suap”. (HR. Abu Daud no. 3580, Tirmidzi no. 1337, Ibnu Majah no. 2313. Kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih). Dalam riwayat yang lain Nabi melaknat al Ra-isy yaitu penghubung antara penyuap dan yang disuap (HR. Ahmad 5/279)

Semoga kita senantiasa terhindar dari hal yang mencelakakan diri dan keluarga kita.. Aamiin

See you in the SKY!

10 responses on “Miris

  1. mental ABS, asal bapak senang.

    Sedih..

  2. Innalillahi, na’udzubillah.
    Hati-hati, sikap seperti ini kadang tidak kita sadari juga kita ajarkan kepada anak-anak.
    Ayok belajar dan mengajarkan jujur sejak dini !

  3. Naudzubillah, jgn sampe ada sobat-motty mcm begitu. Trmasuk aku. Aamiin

  4. potret negara kita ini mah .. bener2 miris

  5. Bikin malu Mot!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *